Monday, 6 July 2015

CH. 19 Kasih Itu Menyembuhkan

Saya tengah belajar dari seorang anak kecil yang terjatuh ketika sedang berlari untuk menangkap burung merpati di tepi danau. 'sakit ?' kata saya padanya. 'sakit...' jawabnya. Saya segera membersihkan dengkulnya yang merah dan meniup dengkulnya. Kemudian saya kembali bertanya padanya, 'masih sakit ?', ia menjawab: 'engak..' dari segi medis, luka di dengkul anak ini memang belum sembuh, tapi anak ini tau papa tidak akan pernah tinggal diam ketika dia terluka meskipun hanya di dengkul. Saya melakukan ini, karena aku belajar dari kau...

Salam,
Ari

Tuesday, 30 June 2015

WIFI Calling

WIFI calling merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan kita, sebagai pengguna 'smart' phone, melakukan panggilan atau menerima panggilan dengan menggunakan WLAN (Wireless Local Area Network) meskipun HP kita tidak mendapatkan signal dari jaringan seluler. Teknologi ini sudah diterapkan pada tahun 2009. Sebelum thahun2009, teknologi ini dikenal dengan nama "Hotspot calling". WIFI calling merupakan perluasan dari VoLTE/ ViLTE (Voice / Video over LTE network).

Berbeda dengan OTT VoIP (over-the-top Voice over IP), teknologi WIFI calling tidak memerlukan perangkat lunak tambahan yang berfungsi sebagai ATA (Analog Telephone Adapter). Hanya saja sebelum melakukan panggilan maupun menerima panggilan, HP kita perlu di setting terlebih dahulu agar komunikasi dengan WIFI calling aktif. Proses setting tersebut melibatkan provider telephone kita dan memerlukan waktu sekitar 24 jam (mungkin durasi waktu tergantung dari pihak provider, saya mengambil contoh provider telphone di UK --- detail).

Tujuan utama dari WIFI calling adalah:
  • mereduksi blank-spot jaringan seluler yang kerap kali ditemukan di dalam ruangan tertutup.
  • pengguna jaringan seluler berada diluar "home-network" (misalnya: di lain kota/ negara sehingga hasrus melakukan/ menerima panggilan interlokal atau internasional.) bisa melakukan dan menerima panggilan melalui jaringan WLAN yang tersedia secara gratis di hotel, restoran atau sekitar nya.  

Arsitektur WIFI calling (lih. 5):
Asumsi: UE (User Equipment: HP, TAB, Laptop, perangkat mobil lainnya ) mendapat jaringan WLAN.

UE terhubung ke internet dengan menggunakan fasilitas WLAN. UE melihat daftar DNS untuk menemukan ePDG (evolve Packet Data Gate). ePDG menjembatani jaringan internet ke operator EPC (Evolve Packet Core). Protokol IETF yang digunakan pada koneksi UE dan ePDG adalah IKEv2 (Internet Key Exchange version 2) dan IPsec (IP security). Protokol IKEv2 menggunakan data identitas yang terdapat pada kartu SIM pada UE untuk menyiapkan jalur IPsec again UE dan ePDG terhubung dan aman.
Kemudian, ePDG terhubung dengan HSS lewat AAA (Authentication, Authorization and Accounting) untuk mengambil data lain sebagain penanda UE di dalam jaringan EPC seperti subscription information dan juga security vector.
Setelah jalur IPsec terbentuk, ePDG terhubung ke PGW (Packet data network Gateway) dengan protokol lain yaitu GTPv2 (GPRS Tunneling Protocol version 2) dengan interface S2b (lih. 1.). Dan selanjutnya PGW melakukan proses signaling terlebih dulu dengan PCRF (Policy and Charging Rules Function) sama seperti jaringan radio 3GPP  kemudian terhubung dengan jaringan IMS (lih. 1.).

Kekurangan WIFI calling saat ini:

  • Proses Handover dari jaringan LTE ke WIFI atau sebaliknya saat ini masih belum tersedia. Dampak pada UE, panggilan yang telah diterima atau dilakukan harus terlebih dahulu terputus sementara ketika perpindahan jaringan terjadi. 
  • Ketika terdapat beberapa Hotspot WLAN dalam sebuah ruangan atau area dan setiap Hotspot mempunyai penanda lokasi, maka konsekuensinya ketika UE bergerak dari satu tempat ke tempat yang menjauhi sebuah hotspot, maka UE tersebut tidak dapat secara langsung terhubung dengan hotspot terdekat. 
Namun kabar terbaru dari Google, lewat project baru nya dengan code project Fi, Google sedang melakukan penelitian mengenai handover WIFI ke jaringan celullar. Sebagai analisis tambahan: google menerapkan hasil dari project pada Nexus 6 dengan OS Android. Ini sangat menguntungkan untuk google karena hampir semua OSI layer telah di kuasai.Di sisi lain, telah banyak perusahaan sekelas google misalnya Samsung mencoba untuk membuat OS sendiri dengan nama: Tizen. Atau Microsoft dengan OS andalannya Windows dan iPhone dengan iOSnya. Melihat fakta dari sisi lain ini, saya hampir yakin siapa yang lebih dulu menguasai OSI layer ke-3 yaitu network, dia adalah pemenangnya.     

HP yang mendukung teknologi ini adalah:
LG Optimus F3Q
LG G2
LG G Stylo
LG Leon LTE
LG G4
Alcatel One Touch POP Astro
Alcatel One Touch Evolve 2
iPhone 5c
iPhone 5s
iPhone 6
iPhone 6 +
HTC one M9
Samsung Galaxy Avant
Samsung Galaxy S5
Samsung Galaxy S6
Samsung Galaxy S6 Edge
Samsung Galaxy Note 4
Samsung Galaxy Note Edge
Microsoft Lumia 640

Provider yang sudah menerapkan tekonlogi WIFI calling pada jaringan mereka:
AT&T (US)
Verizon (US)
T-Mobile (US, AT)
Sprint (US)
Orange (UK)
EE (UK)
Roger Wireless (CA)
Telkom (INA)
O2 (DE)
Vodafone (DE)
Swisscom (CH)
A1 (AT)
3 (AT)

Dokumen pendukung:
  1. Dokumen 3GPP --- http://www.qtc.jp/3GPP/Specs/23834-a00.pdf
  2. WIFI calling di Indonesia ---  http://prnw.cbe.thejakartapost.com/news/2015/telkomsel-cooperates-with-huawei-to-introduce-the-first-nfv-based-wifi-calling-and-volte-in-asia-pacific-region.html
  3. di Austria ---  http://orf.at/stories/2246844/2246845/
  4. Peta WiFI gratis --- http://www.wlanmap.com/
  5. Ericsson WIFI calling review --- http://www.ericsson.com/res/thecompany/docs/publications/ericsson_review/2015/er-wifi-calling.pdf

Thursday, 25 June 2015

Ch. 18 Bila Hidup Manusia adalah sebuah Film

Adalah sebuah panggung dan kita pemainnya,
mungkin aku, kamu atau dia adalah pemeran utamanya.
Seperti sebuah Film, 'aku' bukan aku,
'kamu' bukan kamu,
bahkan 'dia' bukanlah dia dalam film itu!

'Aku', 'kamu' dan 'dia' mungkin saling benci di sana
Tapi di sini, aku, kamu dan dia satu keluarga.
Di sana 'aku' mungkin jadi 'ayahmu'
Di ini kamu mungkin temanku,
dan dia mungkin saudaraku.

Di sana hanya sebuah panggung,
sebuah kebohongan yang tanggung
yang dipertontonkan dalam hitungan menit
dan selesai tanpa pamit!

Mungin film itu bagus...
namun apakah itu sebuah kebenaran?
setelah semuanya berakhir, hanya tersisa angan,
dan hanya angan yang tak tertebus.

Aku, kamu, dia hanyalah manusia
yang hidup bukan di dalam film saja.
dalam sebuah kenyataan,
bukan hanya angan!

Aku, kamu dan dia tidak akan pernah saling benci.
karena kita dilahirkan untuk mengasihi.
Film itu yang mengajarkan kita kebencian.
Film itu yang mengajarkan kita perbedaan.

Itu hanya di dalam sebuah Film....
Di luar itu kita sama kawan...


Salam,

Ari
Linz, 20150625




Wednesday, 24 June 2015

DSDS dan DSDA

Maraknya perkembangan dunia teknologi telekomunikasi seakan seperti arus yang deras di dalam masyarakat dunia. Setiap orang mempunyai telephone genggam/ handphone atau HP. Bahkan lebih dari satu. Sebuah perkembangan tidak lepas dari masalah yang harus dihadapi. Masalah terbesar 'smart' phone saat ini adalah batrei yang cepat habis dan kecepatan pertukaran data.
Topik Blog ini, DSDS atau Dual Sim Dual Standby dan DSDA atau Dual Sim Dual Active. Sedikit berhubungan dengan 2 masalah besar yang dihadapi dunia telekomunikasi. DSDS atau DSDA memang bukan solusi tapi bisa menjadi jalan tengah.

1. DSDS

HP dengan teknologi DSDS memiliki 2 kartu SIM (Subscriber Identity Module). Setiap slot (atau jalur, saya lebih senang dengan istilah ini di dalam bahasa Indonesia dan akan saya gunakan selanjutnya) untuk kartu SIM pada HP dapat menyanggupi teknologi GSM (2G) dan EDGE (2.5G), UMTS (3G) dan LTE (4G).
Ketika salah satu kartu SIM menerima panggilan atau membuat panggilan, maka hanya jalur kartu SIM tersebut yang aktif dan jalur lain dalam posisi tidak aktif. Dengan DSDS keuntungan yang didapat:

  • Batrei lebih tahan lama dibandingkan dengan teknologi di mana dua jalur aktif secara bersamaan.
  • Bila 2 Kartu SIM beda provider, ada kemungkinan untuk memperkecil 'black-spot' (area yang tidak tercover sinyal).
  • Secara tidak langsung membantu meningkatkan QoS. Pengguna akan memilih melakukan panggilan dengan kartu SIM yang mendapat signal paling tinggi.
2. DSDA

DSDA sama dengan DSDS memiliki 2 jalur hanya saya kedua nya aktif dan dapat melakukan panggilan dan menerima panggilan. Teknologi ini memang belum banyak beredar di market namun akan menjadi teknoloi yang hangat 2-3 tahun mendatang. Keuntungan pada teknologi ini seperti DSDS namun ketika 2 jalur aktif maka banyak kemungkinan (atau ide mungkin) yang dapat dikembangkan. Beberapa Ide saya dengan DSDA (jujur saya kurang tertarik dengan DSDS karena teknologi ini bukan hal yang baru sebenarnya dan sama saja dengan anda memiliki 2 HP secara bersamaan, dengan demikian saya lebih menulis ide saya tentang DSDA)

  • Pengguna bisa melakukan panggilan dan menerima panggilan sekaligus tentunya ketika satu jalur sedang aktif, jalur lain nya dalam posisi 'on-hold' bila aktif. Atau mungkin juga misalnya ketika modem dan processor sudah sangat canggih maka bisa saja terjadi telekonferensi. Di sini saya asumsikan akan ada interface yang menjembatani 2 jalur yang aktif ini. 
  • Ketika pengguna membutuhkan transmisi data yang lebih besar, kedua jalur bisa di aktifkan dan menggabungkan kedua lebar pita frequensi mereka sehingga kecepatan maksimum tercapai. Di sini, saya mengasumsikan pengguna menggunakan teknologi LTE (4G) pada ke dua jalur. Lebar pita frequensi maxsimum (tidak berlaku semua band LTE) pada LTE adalah 20 MHz. Plus teknologi Carrier Aggregation atau CA (1), di mana beberapa band LTE dapat di gabungkan sehingga mampu melebihi 20 MHz. ( http://niviuk.free.fr/lte_ca_band.php  --> daftar inter band LTE). Bukannya tidak mungkin menggabungkan dua jalur tadi sehingga pengguna mendapatkan lebar pita yang lebih besar lagi. Di tambah kemungkinan untuk menggabungkan tidak hanya sesama teknologi (RAT) tetapi dengan penggabungan teknologi lain misalanya 2G atau 3G.
Dampak negatif dari DSDA tentunya lama penggunaan batrei yang semakin singkat. Namun telah dikembangkan pula teknologi agar batrei lebih efisien dan memiliki lama penggunaan yang lebih panjang. (2)(3).

Sebenarnya banyak sekali kemungkinan yang masih terkurung dalam benak hanya sekedar ide-ide, tapi lihatlah beberapa tahun kedepan dan beberapa tahun kebelakang. Bukannya tidak mungkin ide itu menjadi kenyataan. Salam.
        Baik untuk di baca:
  1. http://www.etsi.org/deliver/etsi_ts/136100_136199/136101/12.07.00_60/ts_136101v120700p.pdf
  2. http://phys.org/news/2015-04-ultra-fast-aluminum-battery-safe-alternative.html
  3. http://www.cnet.com/news/new-batteries-charge-70-percent-in-2-minutes/
  

Salam,
Ari 

Sunday, 24 May 2015

Pesta Pentekosta bersama para Styler di Mödling

Dear Readers

Di sebuah kota yang bernama Mödling (AT), terletak sebuah biara St. Gabriel, tempat para 'Styler' atau para imam SVD (Serikat Sabda Allah). Setiap hari raya Pantekosta, biara ini selalu mengadakan 'Pesta Pentekosta' atau yang lebih dikenal dengan bahasa jerman nya 'Pfingfest'. Tidak hanya serta merta pesta, namun event ini digunakan oleh para styler untuk membaur dengan umat awam dan anak-anak muda yang ingin mengenal lebih jauh kehidupan di dalam biara dan juga mengenal Tuhan lebih dekat lagi dari sudut pandang gereja Katolik. Para styler dan hadir juga beberapa suster SpSS membagikan pengalaman mereka dalam event ini.
Pesta Pentekosta di biara ini berjalan selama 3 hari 2 malam, tahun ini di adakan dari hari Sabtu (23.05.2015) hingga Senin (25.05.2015). Hari senin, dikenal dengan Pfingsmontag, adalah hari libur nasional, sama seperti hari minggu (Pfingssontag).
Tema tahun ini adalah 'Hold the line'. Inti dari event selama 3 hari 2 malam ini adalah, bagaimana Hubungan kita sesama manusia dengan Tuhan di dalam karya Roh Kudus. Hubungan kita dengan Tuhan dianalogikan di dalam sebuah misa hari ini (Minggu 24.05.2015) dengan sebuah tali. Tali itu adalah Roh Kudus, kira-kira singkatnya seperti itu...
Misa hari Minggu ini di bawakan begitu meriah dan pas sekali dengan kaum muda... Anak-anak muda dan umat awam dilibatkan secara total menyeluruh mulai dari persiapan misa, koor, musik hingga di luar misa misalnya mempersiapkan hidangan santap pagi, siang dan malam.

Peta lokasi St. Gabriel Mödling (Misi Misionaris SVD AT)

Beberapa foto dari Misa hari Minggu




Tahun depan pada hari raya Pentekosta, even ini akan kembali di adakan... Sampai jumpa tahun depan Styler !

Ari

Sunday, 17 May 2015

Tour Italia - German - Austria (terutama pembuat alat musik string)

Dear Readers,

Perjalanan menuju Cremona (ITA), tempat di mana lahirnya seorang Luthier besar, Antonio Stradivari....

Dari Linz menuju Danau Garda (ITA) (Lake Garda) ada bayar toll 2x, di austria 9 euro (di sekitar perbatasan Austria-Italia, sekitar kota Innsbruck) lalu kalau kita ambil toll lagi di itali - Jalan tol arah ke Modena 12.50 euro. Ingat harga bahan bakar di Itali lebih mahal dari pada di jerman dan austria,  (~30-40 euro cent) jadi di saran kan sebelum masuk italia, isi penuh di salah satu kota dekat perbatasan Austria-Itali, misalnya di Innbruck atau Mützens.
Sesampai nya di sekitar danau Garda, saya memilih tempat penginapan yang sedikit jauh dari Danau Garda untuk meghindari keramaian. Tempat penginapan di Peieve di Ledro (ITA). Di sekitar tempat ini ada juga danau Lago di Ledro.

Penginapan murah dan bagus:
Residence TOLI (bisa di book di sini).
Via Nuova 70, Pieve di Ledro  38067, Pieve di Ledro, Italy.

Dari Pieve di Ledro saya pergi ke Danau Garda dengan mobil sekitar 20 menit. lalu parkir di "Parcheggio Ex Agraria" sekitar 200m dari danau Garda, perjam nya 1.70 euro. Di dekat Danau Garda ada toko Gelato dan penjual nya adalah orang Indonesia, seorang wanita yang berasal dari Bali Namanya Ibu Ayu. Jadi kalau sedang ingin makan es krim silahkan mampir ke:

Gelateria Via Fiume:


Keesokan hari nya, saya pergi ke Cremona (ITA) dari danau Garda, waktu tempuh sekitar 2 jam 20 mnt. Ada 2 pilihan rute, dengan atau tanpa jalan toll. Dengan jalan toll, harus mengeluarkan biaya tiket sebesar 3.10 euro. Ingat pom besin di itali ada yang pakai mesin otomatis, jadi kita tidak mengisi dulu baru bayar, tapi bayar dulu dengan memasukan uang kerta 5, atau 10 atau 20 atau 50 euro lalu baru mengisi sebanyak uang yang di masukkan, dan kita tidak mendapatkan kembalian (kembalian harus di reimburs di toko di dekat pom-bensin kalau ada dan masih buka)
Sesampainya di Cremona, kalian perlu ini:


Mulai dari karya-karya dari Antonio Stradivari, rumah hingga tempat beliau dimakamkan ada di sana. Yang Paling menarik adalah Museo di Violino, tiket masuk 10 euro per orang dewasa. Sayang nya kita tidak diperkenankan untuk memfoto semua biola yang ada di dalam museum, namun kita bisa membeli poster di toko buku museum dan di poster itu ada gambar sesuai ukuran yang sebenarnya dan ukuran dimensi biola. Kisaran harga poster (ukuran ~100cm x 70 cm, kualitas kertas glossy cukup baik) di toko boko cremona sekitar 17-19 euro tergantung biola nya. Tidak hanya biola Stradivari saja, tapi juga Amati, dan Guarneri. Di toko buku museum juga menjual banyak buku mulai dari sejarah kota, sejarah tentang Antonio Stradivari, Konstruksi alat musik berdawai (termasuk gitar) hingga pernak pernik kecil misalnya post card.

Link Youtube bagian dalam museum: https://www.youtube.com/watch?v=5AnvsmvqhYk
Link Museum : http://www.museodelviolino.org/en/

Kota Cremona tidak terlalu besar, kalau kalian tiba di kota ini jam 10 pagi sempat untuk melihat semua isi kota dalam waktu 5-6 jam termasuk di museum tadi... (saya menghabiskan watu 2 jam hanya di musem hehehe). Tapi kalau mau detail (baca secara detail setiap text yang ada dan dengan guide dsb... maka butuh sekitar 1 hari. (Jangan lupa cari makan sebelum jam 12.00 karena mereka akan tutup untuk tidur siang = "siesta").
Hari berikut nya, atau rencana selanjutnya adalah kembali ke Austria bisa melewati Mittenwald (DE). Ada museum pembuat biola. Pembuat biola dari Mittenwald terkenal setelah jaman Antonio Stradivari, sekitar aban 17-19. Harga tiket masuk 4.5 euro per orang dewasa.

Link Youtube secara umum kota Mittenwald (ada sedikit bagian museum pembuat biolanya): https://www.youtube.com/watch?v=GfmcGUrp2EY
Link Museum: http://www.geigenbaumuseum-mittenwald.de/

Setelahnya bisa istirahat di kota Innsbruck untuk menikmati pemandangan penggunungan Alpen. Di kota ini banyak pelajar-pelajar indonesia yang seang menempuh studi S3 mereka di berbagai bidang, mulai dari kedokteran hingga teologi.

Dalam perjalanan pulang ke Linz, ada air terjun yang cukup indah di kota Krimml; terletak diantara kota Innsbruck dan Salzburg. Krimmler Waserfälle atau air terjun Krimmler. Perjalanan ke air terjun, ada 2 rute. Satu menggunakan jalan berbayar (saya tidak menempuh rute ini jadi tidak tau berapa harga tol nya) dan yang satu lagi menempuh jalur yang gratis. Dari pengalaman saya, pada akhir nya rute berbayar lebih effisien dari segi waktu. Tapi dari segi pemandangan jauh lebih bagus rute yang gratis. Sesampai nya di air terjun, perlu bayar parkir, 4 euro per 2 jam. lalu setiap jam berikut nya 50 euro cent. Tiket nya bukan berupa lembaran, namun berupa koin biru yang didalam nya ada semacam chip RFID yang menyimpan data waktu kedatangan kita. dan waktu kita bayar ke mesin automat dengan memasukan koin tadi, data dibaca dan dibandingkan dengan waktu kedatangan kita. setelah kita bayar koin akan keluar lagi dan perlu di masukkan kembali pada mesin dekat gerbang keluar... 



Sekian tulisan dari saya...
Kita bertemu lagi nanti ;)...

Rute perjalanan:


Ari Manik





Wednesday, 6 May 2015

Tour Austria-German untuk penggemar museum Alat musik (terutama pembuat alat musik string)

Dear Readers,

Halam ini saya buat karena saya merencanakan untuk melakukan 'perjalanan' ini :)

Tujuan:

Wien (AT)

ditengah ada kota Graz (AT) yang bisa juga dikunjungi: http://www.graztourismus.at/en/see-and-do/sightseeing/museums-galleries

Lesachtal (AT)

Ada kota Villach (AT) dan Klagenfurt (AT) juga bagus untuk di kunjungi terutama kalau suda jalan2 di hutan. Di villach ada kolam air panas alami ;). Lalu ada Innsbruck (AT) sudah dekat ke Mittenwald (DE)

Mittenwald (DE)

Füssen (DE)

Bisa mampir di kota Ulm (DE), http://www.tourismus.ulm.de/web/de/index.php

Bubenreuth (DE)

mampir ke Bayreuth (DE), http://www.sanierung-opernhaus-bayreuth.de/english/

Markneukiche (DE)

Jalan pulang ke Wien (AT) lewat:
Regensburg (DE), mampir liat pertunjukan musik klasik: http://www.tagealtermusik-regensburg.de/
Munchen (DE), mampir ke tengah kota dan seandainya jalan2 bulan september ada oktoberfest (aneh memang bukan pada bulan Oktober tapi sudah mulai bulan September...)
Salzburg (AT), Penggemar Mozart harus memijakkan kaki nya di depan rumah kelahiran Mozart di kota ini.


Peta:

Salam, 
Ari :)